Rabu, 03 September 2008

Hadits tarbiyah

Telaah Viliditas Hadis Populer Tentang Tarbiyah
Nama/NIM : Umi Sumbulah/ 08895033 Tempat/Tanggal Lahir : Blitar, 26-08 19 Nomor Ijazah : IN/8/008/S2/PPS-TH/1997 Konsentrasi : Tafsir Hadis Judul Tesis : Telaah Validitas Hadis Populer Tentang Tarbiyah (Sebuah Pendekatan Kritik Hadis) Pembimbing Tesis : 1. Dr. Edi Safri 2. Dr.Hayati Nizar, MA Nomor Entri : 160 Tanggal Lulus : 13-09-1997 IP : 3,48 Yudisium : Amat Memuskan
ABSTRAK
Terdapat beberapa hadis yang telah dikenal di dunia pendidikan, sementara pihak lain nilai kehujjahan hadis-hadis tersebut masih perlu dipertanyakan. Oleh Sebab itu, pengkajian dan penelitian terhadapnya sangatlah diperlukan. Untuk itulah, penulis mengangkat tema tersebut dengan judul: “Telaah Validitas Hadis-Hadis Populer Tentang Tarbiyah: (“Sebuah Pendekatan Kritik Hadis”). Fokus utama penelitian ini, diorientasikan pada pengujian hadis-hadis yang bertema tentang tarbiyah itu, baik ditinjau dari aspek keabsahan sanad maupun matan-nya. Di samping itu, pengungkapan upaya pemahaman dengan pendekatan tematis koelatif juga penting untuk dilakukan mengingat pemahaman hadis yang ada dan ditemukan dalam buku-buku syarh hadis masih terkesan parsial, padahal hadis-hadis tersebut tema yang senada. Pengujian keabsahan sanad hadis, dilakukan dengan metode takhrij dan menjadikan criteria kesahihan sanad hadis—yang meliputi kebersambungan sanad, ke ‘adalat-an dan ke-dhabith-an perawi, terbatas dari syadz dan ‘illat—sebagai tolok ukur dan standardisasinya. Sedangkan pengujian terhadap keabsahan matan hadis, mengacu kepada tolok ukur kesahihan matan itu sendiri, yakni matan yang terbebas dari syadz dan ‘illat, dimana kedua aspek yang disebutkan terakhir, terjabarkan pada poin 1; tidak bertentangan dengan al-Qur’an, hadis lain yang sahih, tidak bertentangan dengan rasio, sejarah serta secara redaksional mencerminkan kalam kenabian. Berkaitan dengan upaya pemahaman hadis dengan pendekatan tematis korelatif, berangkat dari kerangka pikir bahwa hadis-hadis Rasulullah yang memiliki kesamaan tema itu juga memiliki saling keterkaitan antara satu hadis dengan hadis lainnya, sehingga membuahkan sebuah pemahaman baru yang lebih bersifat holistik. Kelima hadis yang penulis jadikan kajian penelitian, yang mencakup hadis tentang fitrah, akhlak, keharusan mecari ilmu, motivasi mencari ilmu dan pendidikan shalat, memiliki implikasi pemikiran terhadap adanya saling keterjalinan antara hadis pertama hingga kelima. Hadis pertama menjadi dasar pengembangan hadis kedua hingga kelima, sementara hadis ketiga hingga kelima merupakan segmentasi dari hadis kedua.

Tidak ada komentar: